Jumat, 07 Oktober 2011

Ngaji Bareng Terapis Hypnosis

Malam ini, setelah nonton sebuah film bergenre horor, Insidious, saya iseng bermain-main dengan my gadget. Ketika buka aplikasi FB, saya temukan sebuah pesan. Dan saya pun membukanya... Ups, sebelum itu ingin saya jelaskan tentang asal muasal pesan ini. Ternyata pesan ini adalah sebuah jawaban, tepatnya diskusi tanya jawab, antara saya dengan seorang hypnoterapis yang kebetulan bertemu di ranah jejaring sosial, facebook.

Kebetulan pertemuan kami tak sengaja. Sang terapis adalah seorang teman dari teman saya, atau biasanya disebut mutual. Ketika itu saya melihat catatan-catatannya yang di-tag pada wall teman saya. So, aku pun tertarik untuk menambahkan ia sebagai teman.

Singkat cerita, akhirnya saya pun merasa ingin tahu dunianya. Dunia hipnosis dan terapi hipnosis. Saya pun mengirimkan pesan untuknya:

"Mas Hasto, apakah proses hypnoterapi itu membuat kita tidak sadar atau memang kita sadar dan hanya membeo apa yg diminta sang hipnotist??
Suwun,,,"

Tak lama dia pun menjawab,

"kita sangat sadar ketika dihipnosis. bahkan kesadaran semakin tajam masuk ke dalam. Bisa diperjelas yang dikatakan dengan membeo, Pak? Kalau yang dimaksud adalah menjadi sugestif maka jawabanya iya. Namun apabila yang dimaksud adalah kontrol diambil alih hipnotist maka jawabannya tidak.
Begitu Pak :-)"

Kembali aku mulai diskusi,

"Bagaimana dengan hipnosis yang di tv? Ketika diminta untuk ini dan itu, orang yg dihipnosis melakukan apa yg diperintahkan... Tidur, dan mereka memejamkan mata (tertidur)... Bisa menjelaskan ini?

Dia pun menjawab,

"yang begitu memang dari pikiran bawah sadar suyet (subjek hipnosis) ingin mengentertain. mereka sudah ada kesepakatan dg hipnotist. subjek biasanya sudah diseleksi"

Aku pun makin penasaran,

"Kalau kita sangat sadar kala dihipnotis, artinya saya sendiri bisa melakukan hypnosis pada diri saya sendiri? Apa keuntungan di hypnoterpi dengan seorang ahli dari pada
melakukan hypnoterpi sendiri?"

Kali ini agak lama ia menjawab,

"self hypnosis tentunya lebih flexibel, lebih murah bisa dilakukan kapan saja sempat. hakekatnya hipnoterapi adalah self hipnosis, karenanya pasien dalam hipnoterapi disebut sebagai subjek hipnosis, bukan objek. hal ini dikarenakan tugas terapis hanya membantu memasuki pikiran bawah sadar dan menavigasi pikiran saja. silahkan dicoba."

Dan saya pikir ini pertanyaan terakhir saya,,

"Saya muslim,,, ada tips bagaimana agar saya bisa masuk kealam bawah sadar saya dan melakukan self- hipnoterpi? Adakah waktu2 yang bagus utk melakukannya?"

Dan ini jawaban terakhir yang saya dapatkan darinya. Pesan terakhir yang sepertinya mengakhiri diskusi saya dengan sang terapis...,

"doa yang khusyuk adalah self hipnoterapi yang dahsyat. adab-adab berdoa apabila diikuti mengarahkan kita untuk memasuki bawah sadar. saat-saat mustajab untuk berdoa pada hakikatnya adalah saat-saat otak manusia mudah untyk trance: saat teraniaya, saat berpuasa, sesudah sholat, saat menjalani safar/perjalanan, saat hujan lebat, sat sholat malam... satu lagi peralihan antara terjaga dan tidur (5 menit sebelum tertidur) adalah periode alpha state yang dinamakan hypnagogik. hypnagogik ini terjadi secara otomatis. maka mengafirmasikan hal positif sampai tertidur termasuk cara self hipnosis yang bagus. pikiran positif itu terbawa ke alam tidur, tertanam ke bawah sadar."

Itu saja mungkin, semoga bermanfaat untuk kalian... :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar